10 Kota Diatas Tebing Yang Indah

Ada banyak arsitektur di dunia ini yang mengagumkan. Salah satunya kota  yang berdiri di atas tebing. Tempat seperti ini mengundang sensasi bagi  wisatawan yang berkunjung. Sebuah tempat yang membuat kita bisa melihat  pemandangan yang jauh di batas cakrawala, atau melihat segala sesuatu  begitu kecil yang jauh di bawah kaki kita.


1. Castellfollit de la Roca
Castellfollit  de la Roca dianggap sebagai salah satu desa yang paling indah di  wilayah Catalonia di Spanyol. Desa ini dibangun di atas tebing basal  antara dua sungai. Sebagian besar bangunan tampak melayang di tepi  tebing, memberikan ilusi bahwa rumah-rumah tersebut bisa jatuh ke bawah  setiap saat.

Bagian tertua dari desa itu dibangun pada Abad  Pertengahan, terdiri dari jalan-jalan sempit dan sudut-sudut gelap.  Rumah-rumah di sini terbuat dari batu vulkanik.


2. Rocamadour
Rocamadour  adalah sebuah desa kecil yang dibangun di atas ngarai di Sungai Alzou  di barat daya Perancis. Bangunan di Rocamadour mengundak secara bertahap  sampai sisi tebing. Desa yang dibangun pada abad ke-12 ini menjadi sepi  akibat perang dan Revolusi Perancis.

Saat ini Rocamadour  kembali populer oleh turis dan peziarah yang datang untuk menghormati  Santo Amadour. Menurut legenda, orang suci ini menjadi saksi atas  kematian Santo Petrus dan Santo Paulus di Roma. Ia kemudian melakukan  perjalanan ke lokasi ini dan menjadi seorang pertapa.


3. Bonifacio
Bonifacio  adalah sebuah kota yang terletak di ujung selatan pulau Corsica. Kota  dan benteng di kota ini berjajar memanjang di sepanjang puncak tebing,  yang berada di ketinggian sekitar 70 meter. Tebing ini bagian bawahnya  semakin lama semakin terkikis oleh lautan sehingga bangunan yang  terdapat di bibir jurang, seperti tampak menggantung.

Jika kita melihat kota ini dari laut, kota tampak putih berkilauan di bawah sinar matahari dan seolah menggantung di atas air.


4. Acapulco

Acapulco  adalah kota resort di Meksiko yang terkenal sejak tahun 1950-an sebagai  tempat liburan untuk para bintang Hollywood dan para milyarder. Tidak  lengkap rasanya berkunjung ke Acapulco tanpa menonton penyelam melakukan  lompatan mengesankan dari atas tebing ke dalam air dangkal yang tentu  sangat berbahaya. Para penyelam seperti ini telah melakukan hal tersebut  sejak tahun 1930-an.



5. Mesa Verde
Mesa  Verde terletak di barat daya Colorado, dan terkenal karena terdapat  rumah-rumah tebing dari orang Anasazi kuno. Mesa Verde merupakan temuan  arkeologi paling signifikan dari budaya asli Amerika di Amerika Serikat.

Pada  abad ke-12, orang-orang Anasazi mulai membangun rumah-rumah di gua-gua  dangkal di bawah tebing batu yang menggantung di atasnya di sepanjang  dinding ngarai. Rumah yang paling terkenal di sini disebut Cliff Palace  dan Rumah Spruce Tree.

Pada tahun 1300, semua orang Anasazi telah  meninggalkan daerah Mesa Verde, namun reruntuhan rumah-rumah ini tetap  terawetkan dengan hampir sempurna. Alasan untuk kepergian mereka yang  tiba-tiba mereka tidak terjelaskan. Tetapi ada teori yang menduga bahwa  hal tersebut diakibatkan karena kegagalan panen saat kekeringan melanda.  Teori lain menyebut disebabkan oleh serangan suku lainnya dari Utara.


6. Bandiagara
Bandiagara  adalah sebuah tebing batu pasir yang terletak di Dogon, Mali.  Bandiagara terletak hampir setinggi 500 meter dari dataran berpasir di  bawahnya.

Tebing di sini banyak terdapat gua kuno tempat tinggal  orang-orang Tellem. Orang-orang Tellem ini memahat gua mereka di tebing  ini agar ketika mereka mati, mereka bisa dikubur tinggi di atas banjir  yang sering melanda daerah ini. Mereka juga membangun puluhan desa di  sepanjang tebing di atas gua-gua ini.

Pada abad ke-14, orang-orang Dogon mengusir orang-orang Tellem dan mereka menempati daerah ini sampai sekarang.


7. Ronda
Ronda  terletak di provinsi Malaga di Spanyol. Ronda terletak di pegunungan  pada ketinggian 760 meter. Kota ini terbagi dua oleh Sungai Guadalevin  yang mengalir melalui Ronda. Ada tiga jembatan yang digunakan untuk  menyeberangi ngarai sehingga bisa menyeberang dari satu sisi ke sisi  lain kota Ronda.

Arsitektur kota ini menerima pengaruh dari  bangsa Romawi dan Moor yang pernah memerintah daerah ini. Ronda juga  merupakan tempat kelahiran adu banteng. Arena tempat adu banteng tertua  di Spanyol masih ada di Ronda sampai saat ini.


8. Al Hajjara

Al  Hajjara, adalah sebuah kota bersejarah yang berdiri di atas tebing di  Pegunungan Haraz, dan terletak di sebelah barat kota Manakhah, Yaman.  Kota ini adalah salah satu dari kota-kota pegunungan yang paling  mengesankan dan paling mudah diakses di Yaman. Kota ini benar-benar  dibangun dengan blok batu yang diambil dari tambang batu di gunung  terdekat. Al Hajjara sendir berasal dari abad kedua belas.


9. Positano
Positano  adalah sebuah kota kecil yang terletak di Pantai Amalfi di Compania dan  merupakan salah satu objek wisata yang paling populer di Italia. Kota  ini tampak tersebar di sebuah tebing dari atas sampai bawah menuju  pantai.

Meskipun kota ini didirikan dan berkembang pada abad  pertengahan, pada pertengahan abad 19, lebih dari setengah penduduknya  telah pergi dari kota ini. Pada abad ke-20, kota ini berubah dari sebuah  desa nelayan yang miskin menjadi daerah tujuan wisata yang sangat  populer berkat penulis John Steinbeck yang memuji keindahannya.


10. Santorini

Santorini  adalah sebuah pulau vulkanik di gugusan pulau-pulau di Cyclades,  Yunani. Pulau ini terkenal dengan pemandangan yang indah, matahari  terbenam yang menakjubkan, rumah-rumah berwarna putih bersih, dan gunung  berapi aktifnya. Di pulau ini terdapat Kota Oia di atas tebing setinggi  400 meter.

bwatbel sumber